MARGIN CALL Caracepatbelajarforex - Berikut ini penjelasan tentang margem chamada yang terjadi dalam trading forex, hal ini perlu anda ketahui agar bisa membatasi diri Perhatikan gambar berikut: Angka yang ada di kolom lucro adalah potensi hasil transaksi anda. Jika nilainya positif, maka itu adalah potensi untung. Tapi jika nilainya negatif / minus itu adalah potensi rugi. Pada gambar diatas, modal anda sebesar 10.000. Dan potensi transaksinya - 103. jika anda Fechar transaksinya maka hasilnya anda rugi sebesar 103 sehingga modal anda berkurang menjadi 9.897 Pertanyaannya sekarang, bagaimana jika transaksinya dibiarkan dan ternyata angka dikolom profitnya menjadi - 10.100 Jawabannya. Itu tidak akan terjadi. Karena pada saat nilai minusnya hampir sebesar modal. Misalnya - 9.999 pada saat itu transaksi anda akan di Close oleh broker. Karena jika sampai nilai minusnya melebihi modal anda, misalnya - 10.500. Siapa yang akan menanggung kerugian 500 itu. Sedangkan modal anda cuma 10.000 Intinya saat modal anda hampir habis, maka semua transaksi anda akan di close oleh broker. Penutupan posisi oleh broker ini disebut dengan Margin Call. Bagaimana cara menghindari margem chamada Tentu saja jangan sampai minusnya terlalu besar. Caranya yaitu dengan mengatur volume transaksi danmemasang stoploss disetiap transaksi. Apa cara cepat belajar forex. Berikut ini cara agar cepat menguasai ilmu negociação forex untuk pemula Situs caracepatbelajarforex ini bukan bagian dari pialang tertentu, site web caracepatbelajarforex ini independen, informasi didalamnya dik beberia sumber di internet e pengalaman pribadi. Semoga isi web caracepatbelajarforex berguna bagi anda. Mewaspadai Margem Ligue Semua trader forex perlu mewaspadai jangan sampai terjadi margem chamada saat ber-trading. Sebagai trader pemula yang baru berkecimpung dalam dunia forex, anda mungkin bertanya apa itu chamada de margem. Paengertian istilah margem chamada ialah saat dimana agente intermediário peringatan bahwa margem depósito akun anda berada di bawah nível mínimo karena harga bergerak berlawanan arah terhadap posisi yang anda pasang. Pada situasi dimana jumlah uang di akun anda berada dibawah batas margem yang ditetapkan, corretor e um akan menutup sebagian atau semua posisi yang anda pasang pada harga pasar saat itu. Hal ini membantu mencegah balance akun anda menjadi negatif, terutama pada kondisi volatilitas tinggi dalam mercado. Margin call dapat dihindari dengan cara mengawasi balance akun anda secara rutin. Dan juga dengan menggunakan Stop Loss order pada setiap posisi yang terbuka untuk membatasi resiko. Juga perlu anda ketahui bahwa beberapa corretor menerapkan persyaratan margem yang lebih besar pada saat akhir pekan, misalnya hanya 1 margem pada hari kerja tapi bila anda ingin menahan posisi melewari akhir pekan maka margin-nya menjadi 2. Joko membuka akun mini (Mini Conta) dan Menyetor uang sebesar 10.000 untuk balance awal. Pada permulaan, ia akan melihat informasi akun-nya sebagai berikut: Equilíbrio: 10.000 Patrimônio líquido: 10.000 Margem Usada: 0 Margem Usável: 0 Nilai Margem Usável akan selalu setara dengan Equity dikurangi Usado Margem. Margem de Margem Usável Usado Margem Ingat, yang digunakan untuk menghitung Margem Usável adalah nilai Equity, BUKAN Balance. Nilai Equity ini-lah yang juga dilihat dalam menentukan Margin Call. Selama nilai Equity lebih besar daripada Usado Margin, tidak akan terjadi Margin Call. (Equity gt Used Margin) Tidak Terjadi MARGIN CALL Begitu nilai Equidade menjadi sama dengan atau di bawah Usado Margin, akan terjadi Margin Call. (Equity lt Used Margin) Terjadi MARGIN CALL Pada contoh kasus di atas, katakanlah broker forex Joko menerapkan 1 margem para Joko memasang posisi Comprar 1 lote untuk trading EUR / USD menggunakan standard akun Mini. (Berarti dibutuhkan margem 100 untuk membuka posisi 1 lote pada akun Mini). Maka informasi akun-nya menjadi: Saldo: 10.000 Patrimônio líquido: 10.000. Usado Margem: 100 (margem requerida untuk 1 mini lot) Margem Usável: 9.900. Bila Joko menutup posisi 1 lote EUR / USD tersebut pata harga yang sama dengan harga beli, maka Usado Margin kembali menjadi 0 dan Usable Margin kembali menjadi 10.000. Nilai Equity tetap pada 10.000 Akan tetapi katakanlah Joko menjadi nekat dan menambah posisi Comprar 79 mini lot EUR / USD pada harga yang sama sehingga total posisi-nya menjadi 80 lot EUR / USD. Bila harga belum bergerak naik atau turun, nilai Equity-nya akan tetap sama, tapi nilai Usado Margin-nya menjadi 8000 (80 x 100 margem por lote). Dan Usable Margin turun menjadi 2000 seperti berikut: Saldo: 10.000 Patrimônio líquido: 10.000 Margem utilizada: 8000 Margem utilizável: 2000 Dengan membuka posisi yang begitu banyak, Joko akan maraih lucro yang luar biasa bila harga EUR / USD naik. Tapi dalam contoh kasus ini, mari kita lihat apa yang terjadi bila harga EUR / USD turun. Harga EUR / USD mulai turun, maka Joko melihat nilai Equity dalam akun-nya ikut turun, sedangkan Usado Margin tetap pada 8000. Apabila nilai Equity turun ke 8000 maka akan terjadi Margem Ligue sehingga sebagian atau seluruh posisi yang dipasang akan ditutup oleh broker pada harga Pasar saat itu juga. Dalam contoh di atas, akun Joko akan terkena Margin Call bila harga turun sebesar 25 pip. Darimana angka 25 pip tersebut diperoleh Pada akun Mini, setiap pip pada mini lot bernilai 1 dan bila Joko memasang 80 posisi berarti: 1 por pip X 80 lot 80 por pip Terdapat 2 kemungkinan: 8211 Bila EUR / USD naik 1 pip, Equity bertambah 80 8211 Bila EUR / USD turun 1 pip, Equity berkurang 80 Usável Margem pada akun Joko saat itu menunjukkan nilai 2000, bila dibagi 80 por pip 25 pip. Pada kasus Joko di atas, misalnya ia memasang posisi Comprar 80 lotes EUR / USD pada harga 1.3400 berarti bila harga turun 25 pip menjadi 1.3375 akan terlihat: Saldo: 10.000 Patrimônio Líquido: 8000 Margem Usada: 8000 Margem Usável: 0 Nilai Usable Margin menjadi 0 sehingga Terjadi MARGIN CALL Dan setelah margem chamada terjadi, informasi yang terlihat: Saldo: 8000 Patrimônio líquido: 8000 Margem utilizada: 0 Margem utilizável 0 Pada contoh kasus di atas EUR / USD bergerak berlawanan 25 pip, dan Joko mengalami kerugian 2000 Ia kehilangan 20 dari nilai akun Semula ((2000 rugi / 10.000 saldo semula)) X 100 Pada kenyataannya, cukup sering terjadi EUR / USD bergerak 25 pip dalam sekejap bila ada laporan ekonomi utama yang dirilis. Dan jangan lupa, pada contoh di atas faktor spread belum diperhitungkan. Misalnya nilai spread untuk EUR / USD adalah 3 pip, maka kenyataan-nya harga EUR / USD cukup bergerak sebesar 22 pip, bukan 25 pip sebelum Margem Call terjadi. Hal di atas merupakan salah satu kesalahan yang sering dilakukan oleh comerciante pemula. Setelah pembahasan contoh kasus di atas diharapkan anda dapat mengerti cara penerapan margem. Anda perlu berhati-hati dan membuat perhitungan yang cermat SEBELUM memasang SETIAP POSISI. Jangan sampai membuka posisi terlalu banyak / besar, sehingga bila harga berbalik arah anda kena Margin Call.
No comments:
Post a Comment